Mengulik Indahnya Batu Akik Cat Eye

Mengulik Indahnya Batu Akik Cat Eye

Batu akik cat eye adalah salah satu batu yang populer di kalangannya. Selain keindahan yang diberikan batu ini juga dipercaya memberikan manfaat bagi pemiliknya.

Telah lama batu akik digemari karena keindahan yang diberikan. Beragamnya nya jenis yang ditawarkan menjadikan batu mulia ini dapat diterima oleh banyak kalangan. Salah satu jenis batu akik yang banyak dicari adalah batu akik cat eye. Batu ini mempunyai julukan cat eye karena corak yang diberikan menyerupai mata kucing. Sifat dari corak ini juga menyerupai mata kucing saat di dalam kegelapan. Corak pada batu akan bersinar di dalam kegelapan seperti mata kucing yang bersinar dalam kegelapan. Ini menjadi salah satu daya tarik mengapa cat eye memiliki banyak peminat dikalangan penggemar batu akik.

Batu akik cat eye yang berasal dari batuan jenis chrysoberyl mempunyai kadar kekerasan yang cukup tinggi. Kandungan unsus batu chrysoberyl yang menyusunnya beryllium dan aluminium oksida dengan formula Kimia Al2 (BeO4) membuat batu ini dapat memiliki tingkat kekerasan mencapai 8,5 untuk skala mohs. Batu dengan kekerasan mencapai 8,5 ini banyak ditemukan di beberapa negara antara lain Srilanka, Brazil, India, Afrika, dan Indonesia. Batu akik cat eye biasanya berwarna kuning kecoklatan seperti madu, kuning kehijauan, hijau kecoklatan, kuning lemon, hijau kebiruan, dll.

Di indonesia, cat eye memiliki beberapa nama lain diantaranya biduri pandan wurung, benang sebelas, intan tetulas kendit dunyo. Baik di tanah air maupun luar negri batu ini telah eksis atau populer sejak lama. Bahkan ada beberapa legenda cerita rakyat yang menceritakan kisah batu ini. Karena kepopulerannya dan batuan jenis ini cukup sulit untuk didapatkan. Harga dari batu ini pun tergolong cukup mahal. Meskipun begitu harga akan disesuaikan dengan kualitas batu dan keunikan yang diberikan. Selain sisi keindahan fisik yang dimiliki cat eye, seperti batu akik lainnya. Bagi yang mempercayainya batu akik cat eye mempunyai berbagai manfaat magis. Diantaranya batu akik ini dapat memunculkan aura positif, meningkatkan kepercayaan diri, melancarkan komunikasi, membantu penyembuhan suatu penyakit, menjernihkan penglihatan khususnya bagi orang yang terkena rabun, sebagian orang juga mempercayai batu cat eye sebagai jimat, dan masih banyak lainnya.

Bagi Anda yang tertarik pada batu akik khususnya jenis cat eye. Sebaiknya lebih cermat sebelum membelinya. Karena kepopulerannya membuat sebagian orang membuat barang tiruan yang serupa. Sebelum membeli periksa lagi keaslian batu tersebut, Anda dapat menyinarinya dan melihat serat yang terdapat di dalam batu. Lihatlah dengan seksama pola garis pada mata kucing. Garisnya harus terlihat alami, Anda dapat melihatnya dengan membandingkan dengan batu akik cat eye yang asli. Pastikan tidak ada gelembung-gelembung seperti dalam kaca.

Dari kualitas batunya, perhatikan cara pemotongannya. Pemotongan batu juga menjadi kriteria tingkat kualitas. Pilihlah batu dengan potongan rapi setiap sisi dan simetris. Rasakan berat batu, sebagai batu alam akik cat eye memiliki sifat dingin, letakkan dan rasakan pada kulit Anda. Bakar batu tersebut. Batu asli tidak akan berubah bentuknya. Cara yang paling aman adalah mengetes keaslian batu dengan uji lab di laboratorium gemologi.

Untuk menjaga keindahan yang dipancarkan batu ini sebaiknya Anda juga melakukan perawatan. Jaga kebersihan secara berkala. Untuk membersihkannya Anda dapat membasuh batu dengan air hangat yang telah diberi sabun. Simpan batu ditempat yang bersih dan menghindarkannya pada goresan. Lakukan pemolesan jika diperlukan untuk mengembalikan kilau batu. Lakukanlah di tempat penyedia jasa yang terpercaya. Alasan memiliki batu akik cat eye selain indah juga dipercaya memiliki manfaat magis. Namun kepercayaan ini dikembalikan kepada masing-masing.

Gambar Mengulik Indahnya Batu Akik Cat Eye

Mengulik Indahnya Batu Akik Cat Eye

Mengulik Indahnya Batu Akik Cat Eye

Mengulik Indahnya Batu Akik Cat Eye

5.0

Leave a Reply

Your email address will not be published.